Aku ingin Telanjang
di duniaku
telanjang adalah kemuliaan
apa adanya
aku ingin telanjang
tapi ku di paksa berpakaian
dengan warna yang rancu, menipu
sesuai selera bapak ku
tubuhku di semprot parfum
aromanya harum namun beracun
begitu semerbak, kendati merusak
itupun sesuai selera bapak ku..
wajahku bersih
ronaku alami putih
sunggingnya pun berseri
semuanya alami
tapi itu dulu
sebelum bibirku bergincu
mataku ber softlense biru
rambut pirang ungu
sangat ambigu...
sebenarnya
ku tak mau
tapi mau tak mau
aku harus mau
hanya bisa menggerutu
mengikuti nafsu bapak ku
beginilah nasibku
semua demi bapak ku
ku hanya bisa manut
hanyut manggut-maggut
larut dalam rebut-merebut
mengikuti perutnya yang gendut
agar bapak tak cemberut
sering ku membatin
tertawa dalam duka
ceria dalam isak
teriak lantang dalam diam
menatap tajam dalam pejam
menciptakan fakta dalam dusta
semua demi bapak
dunia
maafkan
ku melukismu dengan warna yang kelam
menghibur dengan nyanyian sumbang
membingkai berhias bias
menambah-nambah
mengurang-ngurangi
demi kepentingan bapakku
aku ingin telanjang
aku adalah media..
Jogja, 7 April 2016

0 komentar:
Posting Komentar