Dalam renungan ku mempertanyakan
Benarkah keputusan Mu menurunkan Alquran?
Ku menangkap tidak sedikit yang kesulitan
Memahami menghayati Isyarat Mu, Tuhan
Risalah yang begitu luhur
Kini luntur dan kabur
Tafsirnya menghambur
Mengkotak-kotak, menjurus tawur
Kembali ku mempertanyakan
Apakah Agama Mu terlalu rumit tuk dimengerti
Hingga manisnya kemanusiaan
Larut dalam bongkahan keegoisan
Kesantunan tutur kata
Menjadi hujatan tuna cinta
menghempaskan yang indah-indah
Menghalalkan pertumpahan darah
25 Rasul sepertinya kurang
Atau, Terlalu banyak yang berlagak Rasul sekarang?
Semaunya memonopoli kebenaran
Seolah hatam membaca pikiran Tuhan
Agama Mu yang menggembirakan
Cenderung berwajah garang
Menyeramkan
Tak bosan, hanya bicara halal haram
Meski perut umat kempis kelaparan
Meski martabat umat tergadaikan...
Jogja, 9 Desember 2016

0 komentar:
Posting Komentar